Butuh Waktu 6 Tahun Hingga Semua Menjadi Mudah Seperti Sekarang

Obrolan yang berdasarkan pengalaman terasa lebih menggigit dari pada membaca buku motivasi. Omongan orang yang berpengalaman terasa lebih bernas bila diperhatikan dengan seksama. Itulah yang terjadi pada obrolan kami beberapa saat yang lalu. Dan saya akan mencatatnya bias tidak lupa. Bagi yang senang dengan ini silahkan untuk mengkopi dan bagikan kepada teman anda barangkali ada sesuatu yang bermanfaat yang bisa anda bagikan kepada orang-orang terkasih.

Share yuk!
6 Kunci Sukses
yang Harus Anda Miliki
Begini ceritanya;
Seseorang mengatakan kepada saya bahwa selama 10 tahun setelah menikah hidupnya susah. Dengan tidak bermaksud melupakan nikmat Tuhan, bahwa hidupnya kala itu biasa-biasa saja. Rizki ada namun bila ada kemauan ingin beli sesuatu sangat sulit.


Hingga akhirnya seorang saudaranya mengenalkan ia pada amalan yang mudah untuk dilakukan. Amalan itu adalah Tilawah Al-Qur'an dan Tilawah Ayat-ayat penjagaan yang disusun oleh seorang ulama besar Indonesia.

Yang memperkenalkannya pada amalan itu sangat disiplin dengan ini. Ia sering dan banya melakukan tilawah ini. Setelah bercengkerama atau berbincang ia tilawah. Istilahnya Sedikit-sedikit ngaji, sedikit-sedikit tilawah. Itu artinya sering dan teramat sering. Yang jangan dilakukan adalah tilawahnya sedikit-sedikit. Begitulah bila manusia merasa butuh kepada Allah maka ibadah akan dilakukan dengan pol-polan.

Maka ia melakukan seperti yang dicontohkan oleh saudaranya itu. Satu tahun terus begitu. Dua tahun, tiga tahun, empat tahun, lima tahun, dan sampailah tahun ke-6 ia mengamalkan itu. Di tahun inilah semua menampakkan perubahan signifikan yang luar biasa.

Di tahun ini kemudahan mulam nyata. Proyek-proyek besar mulai didapatkan. Kepercayaan orang lain semakin tinggi. Daya jual meroket. Kredibilitas sudah tidak ada yang meragukan lagi. Di saat ini ia benar-benar merasakan seperti wayang yang hanya tunduk pada titah sang dalang. Ia pun melihat dan merasakan bahwa semua orang yang ada disekelilingnya seperti digiring dan manut untuk mewujudkan semua itu. Padahal ia tidak mengarahkan untuk ini dan itu.

Sampai titik ini ia tertegun terheran-heran dengan apa yang sudah dan sedang terjadi. Ia bertanya-tanya "... kok saya di sini!? kok bisa saya melakukan ini?! kok saya mendapatkan ini!? dan ia tidak tahu kejutan apa lagi yang akan diberikan Tuhjan dalam hidup selanjutnya.

Maka dari sini, ia pun berani berkesimpulan bahwa buah dari do'a ini akan terasa kurang lebih setelah 6 tahun. Maka dari sini jangan berhenti bila Tuhan belum juga memberi yang kita minta. Bila Tuhan belum mengabulkan yang kita inginkan maka tetaplah berbaik sangka dan terus lah berdo'a. Yakinkan bahwa Tuhan mendengar dan sangat bahagia saat kita terus menghiba, memohon, mengharap, dan merintih memohon turunnya anugerah dari-Nya.

Mari berdo'a. Yang berdoa saja butuh 6 tahun apalagi yang tidak berdoa'a. Mungkin ada yang cepat dikabulkan namun keberkahannya akan berbeda dengan usaha yang diasauh do'a selama 6 tahun. Saat itu bonusnya akan sangat besar karena ravelnya lama. Tuhan selalu mengabulkan do'a tulus kita. Dan Ia maha luas ilmu dan rahmatnya. Ia bisa memberi anda yang lebih baik dari yang kita minta. Dan ia juga Maha Tahu harus memberi yang mana dari khazanah anugerah terbaik-Nya untuk kita.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.