Kata-Kata Pengiring Acara Gunting Pita Adat Sunda

Gunting pita biasa dilakukan apabila meresmikan suatu acara, proyek, atau situs tertentu. Yang menggunting pita adalah orang yang dihormati. Para pejabat tinggi seperti presiden, menteri, gubernur, bupati, dan selainnya.

Dalam tradisi Sunda Gunting Pita biasanya ada pada acara pernikahan. Sesaat setelah calon pengantin pria datang ke tempat perhelatan pernikahan ia di sambut oleh tuan rumah yakni keluarga dari calon pengantin wanita.


Saat itu pengantin pria merupakan orang yang dimuliakan dan dihormati. Maka Gunting Pita akan dilakukan olehnya. Ini menandakan bahwa susunan acara yang mengiringi acara inti siap dilaksanakan.

Ini merupakan contoh ucapan MC yang mengiringi prosesi Gunting Pita. Referensi diambil dari susunan Bpk Mudin, S.Pd.I staf pendidik SMPN I Cidaun. Berikut selengkapnya. Bisa dilihat juga Mukadimah untuk acara pernikahan Sunda di Sini.

GUNTING PITA

Dijurung maksud nu tangtu,
Dijajap maksad nu nyata,
Diiring ku wening galih,
Disarengan leah manah,
Ngalengkah nyandak niat nu utama nyumponan kudrat ilahi,
Indung Peuting nu mindingan,
Reueuk hideung nu meungpeukan,
Mega bodas nu nghalangan,
Kiwari sakedet netra nyingray bengras jadi caang,
Jadi ciri nu mandiri,
Jadi tanda nu biasa,
Pita ngaganteng nghalangan,
Ayeuna kalayan widi ti pihak istri,
Lastari pegat sampurna.

Demikian kata-kata pengiring MC untuk acara Gunting Pita. Selanjutnya dalam Budaya Sunda setelah Gunting Pita dilanjutkan dengan acara pengalungan bunga. Untuk Kata-Kata Pengantar Acara Pengalungan Bunga dapat dilihat di sini.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.