Inilah 5 Hal Yang Didapatkan Orang Yang Beristighfar

Sebuah kata mutiara dari khazanah Islam mengatakan bahwa manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Benar, manusia sering berbuat salah. Kesalahan ini ada yang disengaja dan ada pula yang tidak disengaja. Kedua hal ini wajib untuk dimintakan ampunan atasnya.

Kalau yang disengaja wajar untuk minta ampun, bagaimana maksudnya bila kesalahan yang tidak disengaja harus pula kita minta ampun? Sederhananya adalah kita tidak tahu bila kesalahan kita yang tanpa sengaja membahayakan masa depan seseorang. Misalnya ia merasa terhina dan hancur harga dirinya hingga enggan beribadah, maka tentu di sana ada andil kita. Dan barang siapa tidak peduli akan perasaan orang lain lebih-lebih bila ia muslim maka diragukan kesempunaan islamnya.



Bagaimana dengan lupa? Lupa yang seperti apa yang harus diistighfari? Sobat tentu bisa merangkai argumentasi yang tepat. Namun sepanjang pengetahuan lupa itu ada yang berkonotasi sebagai ejekan. Artinya bila ia melakukan sesuatu kesalahan yang disengaja sekalipun pada sisi lain dan tepat pada saat itu ia lupa akan perjanjiannya dengan Tuhan.

Lupa ini juga berpotensi membahayakan diri dan orang lain. Bila gara-gara kita lupa membuat orang lain kehilangan haknya atau hidupnya menjadi sulit dan hatinya menjadi sulit, maka lupa yang seperti ini harus kita mintakan ampunan kepada Allah, meskipun saat manusia lupa menjadi gugur taklifnya. Namun tetap saja sebagai manusia yang ingin besih dari debu-debu dosa kita harus tetap beristighfar.

Selanjutnya, kesalahan-kesalahan itu ada juga yang disengaja hingga membuahkan penentangan dan dosa. Tentu ini jelas wajib kita mohonkan ampun atasnya.

Selebihnya ungkapan Istighfar yang panjang dan khusyu merupakan bukti nyata bahwa kita menyesal dan ingin bersih dari dosa. Kita kembali kepada fitrah dan ingin lebih dekat dan kembali dekat kepada Allah dan dimudahkan dalam bergaul dengan masyarakat.

Selebihnya Istighfar bukan melulu soal penebusan dosa,namun juga bukti penghambaan dan pengakuan bahwa kita makhluk yang rendah dan merendahkan diri hanya kepada Allah. Kita tahu bahwa semua niat baik dan amal selalu saja disusupi bisikan jahat yang menjauhkan dari Allah SWT.

Istighfar adalah benteng kita dari merasa sok suci dan seolah tidak pernah melakukan dosa. Bahkan ada satu lagi yang lebih hebat dengan istighfar selalu kita tidak meremehkan dosa kecil bahkan tidak menganggap sesuatu yang remeh tentang dosa. Berdosa berarti menceburkan diri kepada murka Allah dan menjauhkan dari kasih sayangnya.

Turun Hujan Deras yang Bermanfaat

Bila kita beristighfar, sobat semua dan saya, para ahli kampung, para penduduk suatu negara, maka Allah akan menurunkan hujan yang lebat namun tidak membahayakan. Hujan ini menjadi rahmat yang dinantikan. Turunnya hujan ini tidak membawa penyakit dan bahaya. Tidak ada banjir karena penduduk buminya beraqwa dengan jalan menjaga hutan dan lingkungan.

Hujan Rahmat ini tidak menimbukan penyakit seperti flu, gatal-gatal, dan sakit kepala, atau tha'un dan muntaber. Semua tidak akan ada karena istighfar ini mendatangkan air yang penuh dengan obat hingga berkahnya menyiramii bumi dan penghuninya.

Istighfar juga selain membuat langit menurunkan hujan rahmat juga dapat membuat hujan air mata yang diridhai Allah. Karena ada dua mata yang diridhai Allah SWT pertama adalah mata yang terjaga saat perang berkecamuk untuk membela kawan dan agama. Yang kedua adalah mata yang menangis karena rasa cinta, takut, dan harap kepada Allah SWT. Air mata seorang pendosa yang bertaubat akan menyuburkan bumi Allah yang dipijak makhluk lain.

Allah tidak akan menurunkan adzab selaa ada orang yang beristighfar dan mohon ampun kepadanya. Dan Allah Allah menurunkan berkah dari langit bila penduduk suatu negeri bertaqwa, salah satu tanda taqwa adalah takut akan siksa Allah karena sadar akan dosa yang dilakukan, yaitu dengan istighfar yang panjang dan khusyu.

Banyak Harta dengan Istighfar

Siapapun yang mendawamkan istighfar maka hartanya akan banyak, manfaa, dan barakah. Siapapun boleh membuktikannya. Allah tidak akan menyalahi janjinya. Semua Allah akan penuhi asalakan kita, sobat dan saya, masih semangat, masih mau, mendekat kepada Allah dengan selalu mengakui bahwa diri ini hina, kotor, dan sangat ingin mendapatkan ampun dan rahmat-Nya.

Kesempitan dalam mencari rezeki tidak akan terjadi lagi. Allah akan memudahkan kita. Allah akan memberikan koneksi dan sambungan yang cepat dan mudah kepada rezeki yang dijaminkannya untuk kita.

Penat, ingung, dan sedih dalam mencari harta tidak pula akan terulang lagi. Karena Alah akan memberikan solusi terbaik bagi masalah keuangan kita. Tinggal kita yakin akan janji dan jamianan Allah SWT.

Banyak Anak dengan Istighfar

Beristighfar akan mendatangkan rezeki yang luar biasa. Ia menurunkan rezeki yang banyak dan tidak tanggung-tanggung. Saat kita beristighfar berarti kita sedang menarik rezeki dengan tarikan kuantum karena jumlahnya akan banyak da waktunya sangat ceapt.

Salah satu rezeki, anugerah, atau arunia disamping kesehatan, kekayaan, dan kesejahteraan adalah dikaruniai anak. Anaka lebih berharga dengan harta apapun. Dengan adanya anak semua orientasi hidup yang salah akan kembali kepada fitrahnya.

Istighfar akan mempermudah kita untuk mendidik anak, jadi bukan hanya punya anak sekedarnya. Mereka akan membuat kita semakin semangat beribadah dan selalu sibuk memperbaiki kualitas diri agar menjadi teladan bagi mereka sema.

Istighfar ini akan membuat anak kita menajadi penyejuk mana, penghias rasa, pengharum jiwa, dan nanti akan menajdoi pembela saat kita tidak mampu lagi berdiri, berkata, dan berada di persidangan Allah di akhirat nanti.

Punya Taman dan Kebun

Taman atau kebun akan kita dapatkan dengan beristighfar. Sudah jelas bahwa dengan istighfar akan Allah berikan rezeki yang tidak disangka-sangka dan tidak diperkiakan sebelumnya. Tahu-tau kita sudah punya kebun yang luas dan taman yang indah, apalgi bagi sobat yang berupaya meraihnya.

Kebun atau taman ini akan mendatangkan kebahagiaan hidup yang hakiki bagi yang punya. Ia semangat berserah diri kepada Allah. Ungkapan "masya Allah, la quwwata illa billah" selalu lantnkan ysebagai kesadaran bahwa ia tidak punya sedikitpun dengan kebun dan tamannya itu.

Kebun dan taman akan mengahsilkan hasil yang berkah. Ia akan indah dengan kesuburan tananh yang baik. Ia tidak terserang penyaki yang membinasakan. Ia akan dilindungi oleh Allah SWT.

Sungai Mengalir Sampai Jauh dengan Istighfar

Dengan beristighfar maka sungai-sungai akan mengalirkan air dari hulu hingga hilir tanpa mendaytangkan bencana dan penyakit. Ini semua karena manusia yang taqwa akan menjaga lingkungan hidup hingga sungai yang mengalir itu jernih, tidak berpenyakit, dan tidak mendatangkan bencana.

Marilah kita beristighfar. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua. Selanjutnya mari melakukan shalat istisqa untuk memohon berkah turunnya hujan.

Bila sobat punya pengalaman atau ingin berbagi pengalaman tentang topik ini silahkan share ke sini censariphidayat@gmail.com

Terima akasih ...

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.