Fatin Ada di MAS Al Holiliyah Cidaun Cianjur Jawa Barat

Fatin Ada di MAS Al Holiliyah Cidaun Cianjur Jawa Barat. Bapak Hasan Aripin membawa Fatin ke sekolah. Semua yang tahu pada datang dan ingin menyentuhnya serta yang pasti ingin berfoto dan berselfie ra dengannya. Pak Hasan bilang "goceng goceng goceng ..."

Banyak yang menyentuh sambil menjerit, banyak yang mau berfoto tapi sambil merem, banayak yang mengusap tapi kaya yang geli. Bahkan ada yang ingin melihat tapi dari jauh saja.

Pokoknya siswa-dan siswi serta dewan guru yang ada fokus perhatiannya beralih kepada si Fatin ini. Namun ada juga yang kabur seperti Bapak Gunawan dan Ibu Neneng.

Siapa sih Si Fatin ?

Inilah Akhirnya harus ku akhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun dirimu lebih baik darinya

Anda pernah mendengar lagu itu? Saya pernah mendengar lagu itu dari HP seseorang yang memutarnya dengan volume full. Ya. Itu lagu Fatin Sidqia Lubis juara 1 X Factor Indonesia I.

Namun Fatin yang diajak Bpk Hasan ke sekolah bukan Fatin Sidqia Lubis yang jagoan X Faktor itu. Tapi dialah Fatin Pitona peliharaan Pak Hasan. Ia adalah seekor Ular Sanca Bodo yang telah dipeliharanya sejak dua tahun terakhir.

Dua tahun yang lalu saat pertama kali beliau mengajar di MAS Al Holiliyah si Fatin ini baru seukuran ibu jari. Dan tahukah anda ukuran tubuhnya sekarang. Ya tepat. Ukuran tubuhnya sudah sebesar betis orang dewasa. Dulu ia dibawa denan menggunakan kantong kecil berbentuk "Ka"r"ut Kundang" dan kini ia dibawa dengan tas gendong yang cukup besar.

Berat tubuh si Fatin yang kini sudah 9 kilogram. Dengan berat seperti itu itu memangkunya menjadi agak susah. Panjangnya sudah lebih dari satu meter hingga agak sulit membawanya sendirian.

Cara Perawatan si Fatin

Untuk merawat si Fatin menurut pemiliknya tidak sulit. Ia harus dimandikan sebanak 2 kali dalam seminggu. Itu untuk menghikangkan bau "hangru" yang menyengat dari tubuhnya. Kemudian agar kulitnya bersih dari jamur dan bekas megar-megar hingga sehat dan mengkilap.

Dengan perawatan seperti ini si Fatin menjadi sangat sehat dan kulitnya terawat dan yang pasti tidak bau seperti ular-ular liar. Motif kulitnya yang bergaya batik yang cantik semakin bertambah cantik dengan kesehatan dan perawatan yang teratur hingga ia tampak mengkilap.

Dan yang harus diperhatikan adalah makanan. Si Fatin iberi makan sebulan sekali. Dari mulai kecil hingga dewasa ia terus diberi makanan sebulan sekali. Hanya saja semakin ke sini makanan yang harus disiapkan menjadi semakin besar. Dulu tikus kecil sekarang ayam 6 kilo.


Kalau Besar Mau di kemanakan ?

Ada yang bertanya kalau terus membesar apakah akan terus dipelihara? Pak Hasa bilang ini akan diberikan ke Kebun Binatang biala ukuran tubuhnya semakin besar. Ia hobi yang cukup berbeda dan mengesankan.

Selamat ya Pak Hasan atas HBDnya si Fatin. He He He ...

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.