Manusia Paling Ganteng Dunia Akhirat

Bismillahirrahmanirrahim

Siapakah manusia paling ganteng? Benarkah Nabi Yusup adalah manusia paling ganteng? Selama ini berita yang terkenal di antara kita menyebutkan Nabi Yusup adalah manusia yang paling ganteng. Bila dibandingkan dengan paras tampan laki-laki era sekarang mungkin Nabi Yusup as lebih ganteng. KIta ingat bahwa Gantengnya Nabi Yusup membuat imraatul 'aziz terpana dan terpesona, hingga kemudia ia membuat reka perdaya atau tipu muslihat dan memasang perangkap dan rayuan maut agar Nabi Yusup as terperdaya. Namun semua itu tidak berhasil.

Tidak berhenti sampai di situ. Merasa terpojok dengan pemberitaan dan perkataan yang menyudutkan dirinya, imraatul 'aziz ingin membuktikan bahwa pemuda yang membuat hatinya terpesona itu sangat tampan. Maka dikumpulkan lah isteri-isteri para bangsawan, dan kita tahu bersama kejadian berikutnya. Nah itu dia pesona kesalihan yang berpadu dengan ketampanan wajah.

Nah itu adalah pemuda zaman dahulu. Bagaimanakah dengan para lelaki zaman sekarang. Tentu yang ganteng akan selalu ada. Dalam beberapa situs internet kita membaca adanya pemuda-pemuda terganteng di Indonesia, diantaranya; Al Ghazali, Aliando Syarif, Indra L. Bruggman, Christian Sugiono, Irwansyah, Vicky Nitinegoro, dan Vino G. Bastian. Sedangkan deretan lain menyebutkan nama-nama seperti, Omar Borkan Al Gala, Lee Min Ho, Imran Abbas, Pietro Boselli sebagai orang-orang terganteng di dunia.

Dari semua deretan cowok dari awal dan yang terakhir hingga akhir zaman ada satu lagi laki-laki yang kegantengannya tidak akan dapat terkalahkan oleh laki-laki manapun. Dan yang keren adalah kegantenganny itu tidak membuat para wanita jadi histeris dan tidak mau makan. Namun kegantengannya itu agung sifatnya. Ini tentu karena kebersihan hatinya dan kebaikan akhlaq dan sifatnya. Kegantengannya adalah kegantengan yang membuat siapapun yang melihatnya terbawa untuk ikut bersamanya menuju Surga Allah dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. Ia bukanlah laki-laki yang menghabiskan waktunya untuk merawat rambut, kulit wajah, dan bentuk tubuh dengan berlebihan. Namun ia adalah laki-laki tangguh di luar masjid, di dalam masjid, di rumah, di medan perang dan sebagainya.

Mari kita simak kesaksian sahabatnya agar kita benar-benar yakin,

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سَعِيدٍ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ يُوسُفَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، قَالَ: سَمِعْتُ البَرَاءَ، يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَحْسَنَ النَّاسِ وَجْهًا وَأَحْسَنَهُ خَلْقًا، لَيْسَ بِالطَّوِيلِ البَائِنِ، وَلاَ بِالقَصِيرِ»

Hadits ini berisi berita bahwa Bara memberi kesaksian bahwa Rasulullah adalah manusia paling ganteng wajahnya, postur tubuhnya juga paling proporsional, tidak terlalu tinggi tidak pula pendek.

Bahkan kalau kita pernag melihat seorang laki laki yang wajahnya ganteng sehingga bagaikan bercahaya, setiap mata rasanya menyenangi wajah sepertinya, maka wajah Rasulullah itu bercahaya dengan penuh keagungan dan kharisma. Wajahnya tidak membuat para wanita berpikir yang bukan-bukan, namun wajahnya menebar senyum yang menarik setiap hati untuk tunduk hanya kepada keagungan Allah SWT.

Mari kita simak lagi kesaksian sahabatnya;

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، قَالَ: سُئِلَ البَرَاءُ أَكَانَ وَجْهُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، مِثْلَ السَّيْفِ؟ قَالَ: لاَ بَلْ مِثْلَ القَمَرِ "

Dalam riwayat ini Bara kembali bersaksi ketika ada yang betanya tentang sifat wajah Nabi Muhammad saw, Apakah wajah Nabi saw seperti pedang (berkilat karena saking tajamnya)? Bara menjawab; Tidak !, tetapi bahkan seperti Bulan.

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa bila Rasulullah bila berbahagia maka wajahnya akan bersinar dan berkilat, mari kita simak keterangannya,

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ كَعْبٍ، قَالَ: سَمِعْتُ كَعْبَ بْنَ مَالِكٍ، يُحَدِّثُ حِينَ تَخَلَّفَ عَنْ تَبُوكَ، قَالَ: فَلَمَّا سَلَّمْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَبْرُقُ وَجْهُهُ مِنَ السُّرُورِ، وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سُرَّ اسْتَنَارَ وَجْهُهُ، حَتَّى كَأَنَّهُ قِطْعَةُ قَمَرٍ، وَكُنَّا نَعْرِفُ ذَلِكَ مِنْهُ "

Allahumma shalli 'alaa Muhammad
Wa 'ala Alihi wa shahbih

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.