Kekuatan Penjaga Batu Bleneng


Semua ciptaan Tuhan itu ajaib, betul gak bro? Kita mulai dengan memperhatikan diri kita sendiri, betapa ajaibnya kita diciptakan. Dalam tayangan film yang diproduksi Harun Yahya kita akan merinding bila menontonnya. Sel yang nantinya akan tumbuh menjadi manusia itu seolah punya pikiran. Ia sangat tahu apa yang harus ia lakukan.

Pantas saja bahwa kita kudu syukur kepada Tuhan. Ketika dulu kita belajar ilmu biologi di sekolah, bila kita sempat berpikir agak lebih dalam, satu istilah saja akan mampu membuat kita tersadar, bahwa betapa agung sang pencipta.

Satu kata misalnya "mata". Dengannya kita bisa tahu warna dan cahaya. Kita juga bisa membedakan rupa bahkan kita tahu kasar dan lembut sesaat kita meliha sesuatu. Bahakan mata bisa juga mengabarkan dan kata hati melalui tangis, binaran, kedipan dan mata yang melotot.

Maka semua ciptaan Tuhan itu ajaib dan luar biasa.

Namun begitu walupun semua itu luar biasa dan ajaib, namun begitu semua itu adalah makhlukNya. Pengetahuan tenatng ahk makhluk dan hak khalik adalah ilmu pertama yang harus difahami, agar tidak ada yang mengaku-ngaku pencipta atau menempatkan suatu sifat pencipta kepada makhluk.

Lalu apa hubungannya dengan Batu Bleneng yang sekarang abnyak dibicarakan? Apakah benar dia punya keluatan magis? Atau apakah benar ia dihuni oleh makhluk astral sebangsa makhluk halus? Adakah penjelasan yang memadai terhadap cerita yang berkembang pada masyarakat terntangnya?

Pembicaraan di atas merupakan pendahuluan dan dapan menjadi pijakan kita dalam menentukan sikap. Benar bahwa ciptaan Tuhan memiliki keanehan dan keajaiban. Aneh dan luar biasa, siapa yang bisa merekat bahan-bahan yang berasal dari tanah dan pasir atau kayu sehingga menjadi padat dan denga bentuk yang unik. Dialah Tuhan yang Maha Kuasa.

Kemudia siapa yang menempatkan batu sebesar itu hingga berada tepat ada di sana. Manusia yang mana yang sanggup menggendong batu sebesar itu. Kekuatan macam apakah yang dahulu kala mampu membawanya ke tempat itu. Maka akan membutuhkan banyak tenaga manusia untuk membawa batu sebesar itu. Namun bagi Tuhan yang maha kuasa tidaklah sulit.

Penjaga Batu Bleneng

Lalu jawaban terhadap pertanyaan "apakah batu itu ada makhlus halusnya?". Jawabannya mungkin, bisa saja ada. Yang namanya Jin atau syetan bisa bertempat di mana saja termasuk bersamayam di dalam hati manusia yang tidak pernah berdzikir. Yang tidak akan sanggup digoda syetan adalah orang yang "Mukhlash" yaitu orang yang sedikit berada di atas tingkatan "ukhlish".

Apakah makhluk halus itu menjaga dan mempertahankan agar batu itu tidak bisa dipindahkan atau tidak bisa dihancurkan? Jawabannya bisa saja. Namun pada hakikatnya manusia adalah makhluk yang diserahi tugas untuk mengatur bumi. Maka bila saja ada makhluk lain yang berupaya untuk ambil bagian atau menghalangi tgas manusia untuk memakmurkan bumi, berarti makhluk itu makhluk durhaka dan pengganggu. Menghadapi makhluk seperti ini adalah dengan cara mendekati Yang menciptakannya. Langkahnya adalah melakukan pendekatan kepadaNya dengan Ibadah dan amal shalih.

Sebenarnya siapakah penjaga Batu Bleneng itu? Ingat semua makhluk Tuhan ada berada dibawah pengawasannya. Tuhan tidak pernah tidr bahkan mengantuk pun tidak pernah menghinggapinya. Ia selalu berada dalam kesibukan dan ia tidak pernah nganggur dan pensiun mengurus makhlukNya.

Nah inilah dia penjaga Batu Bleneng yang asli. Bila kita takut padanya maka harus kita dekati. Sikap menjauh darinya dan mempercayai kekuatan lain selain dirinya hanya akan membuat kita celaka dan dibiarkan masuk lebih dalam ke lobang kehancuran.

Maka mintalah keselamatan kepada Allah yang maha menjaga semua makhluknNya. jangankan batu Bleneng alam semesta yang besarnya tiada terkira tetap berada dalam penjagaan, pengawasan, dan perlindungnNya.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.