Don’t be Like an Unstable Teenager

Kalau lihat orang yang sudah sepuh tapi berdandan dan bergaya anak muda, beragam komentar bisa terlontar. Ada yang mengatakan “ … hebat yah, udah tua tapi masih semanagt …”. Mungkin juga “ … ikh dasar aki-aki narsis …”.

Begitulah beragam komentar bisa saja disampaikan dengan beragam cara dan gaya. Biasanya bila ada sesuatu yang tidak biasa orang akan berkomentar. Kita lihat saja bila ada berita yang agak aneh atau unik, di social media pasti akan bermunculan komentar-komentar yang beragam.

Masa tua biasanya adalah masa di saat ambisi mulai menurun. Tujuan lebih ke arah akhirat. Kekuatan tubuh mulai berkurang. Menjadi lebih bijak dan sederhana. Bersikap mengayomi para anak muda. Memakai pakaian yang simple dengan warna yang lebih lembut. Tidak banyak tingkah dan gaya.

Orang tua biasanya masak dalam berpikir. Bijak dalam bersikap. Lebih dermawan dan penyayang. Lapang dada dan pemaaf. Tidak bertingkah keterlaluan dan kelewatan. Semua mengarah pada pendirian yang tenag dan teguh pendirian.

Di kutub yang lain kita melihat para remaja yang bertingkah kebalikan dari sikap-sikap orang tua. Para remaja biasanya mudah galau dan mudah berubah pikiran. Pendeknya pertimbangan adalah salah satu tandanya. Ikut-ikutan dan terburu-buru juga sering mereka lakukan. Meskipun tidak semua remaja seperti ini, namun keumuman ini dapat dijadikan pertimbangan.

Nah dari dasar pemikiran di atas maka para orang tua yang bertingkah laku seperti ABG labil maka layak ia dikatain; Don’t be like an unstable Teenager” Jangan bersikap seperti ABG.


Don’t be like an unstable Teenager juga merupakan kritik kepada para orang tua yang tidak tepat dalam bersikap. Bila memang kita harus seperti remaja maka jangan labilnya yang diikuti, bisa saja semngatnya yang kita contoh dan juga sikap pantang menyerahnya yang kita tauladani.


logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.