Amalan Utama Pada Bulan Ramadhan

Dalam hadits-hadits Rasulullah saw kita banyak tahu bahwa banyak amalan yang memiliki faidah yang besar. Diantara yang dapat kita sebutkan adalah puasanya itu sendiri merupakan amalan Islam yang utama dan berpahala besar. Kemudian Shalat Fardhu yang dilakukan pada Bulan Ramadhan merupakan amalan yang berpahala berlipat ganda. Sedekah yang dilakukan pada bulan Ramadhan juga berpelang menyumbang pundi-pundi pahala bagi yang beramal dengannya. Menuntut ilmu pada Bulan Ramadhan juga pahalanya luar biasa. Membaca Al-Qur'an dan Shalat malam pada Bulan Ramadhan juga tidak ketinggalan dalam hala menyumbang pahala bagi yang mengerjakannya.

Kemudian amala-amal sosial yang dilakukan pada Bulan Ramadhan akan berlipat ganda pahalanya. Bahkan Rasulullah saw dalam beragam redaksi haditsnnya sangat memperhatikan aspek ini. Kita juga sudah tahu bahwa puasa Ramadhan itu meskipun khusus menyangkut ihsan atau keikhlasan setiap individu, namun Puasa juga merupakan ibadah yang mendorong amalan sosial yang agung dan massive.

Kita simak Rasulullah bersabda;
"Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya."

Namun begitu dari semua amalan utama tersebut, kita diberikan satu amalan yang merupakan rumah bagi amalan yang lainya. Atau ia bagaikan amal yang menghimpun amal-amal mulia yang lainnya. Ini dapat kita dapatkan dalam sebuah sabda Rasulullah saw yang berdialog dengan sahabat-sahabatnya yang tercinta. dalam hal ini menantu sekaligus sepupunya yang tercinta berdialog dengan penuh antusias dengan Rasulullah saw.. Rasul bersabda; "Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Penjelasan ini adalah bentuk ketaqwaan yang sedang digembleng pada Bulan Ramadhan. Karena dasar taqwa adalah takut kepada Allah dengan meninggalkan segala yang dilarang oleh Allah swt..

Semoga kita diberikan petunjuk oleh Allah swt dalam menjalankan ibadah kepada Allah swt. Semoga ibadah kita diterima disisi Allah swt.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.