6 Obat Batuk Tradisional Paling Mujarab

Sebagai yang suka nyanyi, tentu adanya batuk merupakan kendala yang sangat berat. Suara menjadi kurang enak didegar. Kelenturan dan kehalusan suara dikala batuk akan berkurang. Bila batuknya parah bahkan suara kita akan hilang, bila adapun terputus-putus dan berat.

Ada beragam jenis batuk. Dari mulai batuk yang ringan sampai yang berat. Dari yang dibarengi influenza, demam, sakit kepala, hingga batuk TBC. Untuk lebih fokus pada pembahasan catatan ini, maka penulis akan mencantumkan beberapa ramuan atau obat tradisional bagi batuk pada umumnya.

Catatan ini adalah berupa pengalaman pribadi. Sudah beberapa kali mencoba dan terbukti mujarab. Bahan-bahan yang digunakan adalah berupa daun-daunan dan rimpang yang banyak tumbuh di belakang rumah kami.

#Pertama
Perasan Daun Babadotan

Ini adalah ramuan pertama yang khasiatnya dirasakan paling mujarab. Pohon Babadotan ini termasuk mudah ditemukan. Jenisnya terasuk tanaman perdu dan tumbuh liar di kebun-kebun atau di sekitar area pesawaan. Penulis belum tahu apa bahasa Indonesia atau bahasa latinnya. Hanya saja orang kampung kami di Cidaun Cianjur menamainya sebagai Babadotan.

Tumbuhan ini ada dua jenis. ada yang tumbuh tinggi hingga bisa mencapai tinggi 75 cm dengan daun-daun yang lebar dengan ukuran 25cm persegi. Jenis kedua adalah yang tingginya hanya mencapai 20 cm lebih dengan ukuran daun yang lebih kecil. Yang paling baik khasiatnya untuk dijadikan obat batu tradisional adalah yang pendek pohonnya dan daunnya kecil dan berwarna putih. Aroma daun ini lumayan tidak mengenakkan. Aromanya mirim dengan aroma tubuh domba jantan, dalam bahasa Sunda disebut "domba badot". Mungkin dari kata inilah tumbuhan ini disebut "babadotan".

Cara meraciknya adalah
1. Petik 20 helai daun Babadotan lalu cuci sampai bersih.
2. Siapkan wadah, lalu remaslah daun itu hingga mengeluarkan air.
3. Air yang berwarna hijau itu kumpulkan pada wadah.
4. Bila semua sudah diperas maka siapkan segelas air hangat.
5. Tuangkan air perasan daun Babadotan sambil memakai saringan ke wadah atau gelas air hangat tadi.
6. Tambahkan sedikit garam.
7. Minumlah
8. Lakukan 2 sampai 3 kali sehari.

Khasiat yang akan dirasakan adalah tenggorolkan akan terasa lebih ringan, dahak berkurang, dan paru-paru akan terasa longsong.

#Kedua
Perasan Kencur

Masih berdasarkan pengalaman pribadi, ramuan perasan kencur ini adalah murni ramuan buatan ibu penulis yang dulunya seorang qari-ah. Jadi beliau cukup banyak tahu tentang hal-hal yang ada sangkut pautnya dengan suara, termasuk di dalamnya obat-obat dan ramuan tradisional yang mujarab untuk mengatasi atau menyembuhkan batuk.

Kencur termasuk rimpang yang mudah ditemukan. Hal ini karena kencur adalah bagian dari bumbu masakan yang sering digunakan. Selain sebagai obat untuk bengkak dan keseleo, ternyata kencur sangat mujarab untuk menyembuhkan batuk.

Langkah-langkah cara membuat perasan kencur adalah sebagai berikut;

1. Pertama-tama siapkan 5 rimpang kencur lalu bersihkan,
2. Parutlah 5 rimpang itu atau kita juga bisa menguleknya,
3. Setelah itu tambahkan air hangat 4 sendok,
4. kita peras dengan menggunakan saringan,
4. Air perasan yang telah disaring tuangkan ke dalam gelas,
5. Tambahkan garam sebanyak satu sendok makan lalu aduk-aduk,
6. Lalu minumlah dalam sekali tenggak,
7. Lakukan sehari 2 sampai tiga kali,
8. Lakukan selama tiga hari sampai batuk terasa lebih ringan dan hilang.

#Ketiga
Air sadapan talas Kajar-Kajar

Talas banyak di temukan di berbagai tempat. Yang paling banyak ditumbuhi talas adalah adalah area pesawahan, pinggiran sungai, rawa-rawa dan perkebunan khusus talas. Beragam jenis talas kita jumpai. Ada jenis talas yang dari daun batang dan umbinya dapat dikonsumsi. ada juga yang hanya umbinya saja yang biasa dikonsumsi. Ada juga yang dijadikan tanaman hias dengan pohon yang sangat tinggi. Ada juaga talas yang liar dan tidak pernah dijadikan makanan, karena bagian tubuhnya gatal bila mengenai kulit.

Yang kami maksud dengan talas kajar-kajar adalah yang di sebut terakhir di atas. Pohonnya tinggi besar, dengan daunnya tebal dan lebar, dan sifatnya yang khas adalah gatal bila mengenai kulit. Tempat tumbuh paforitnya adalah di pinggiran sungai.

Walaupun tidak bisa dimakan, namun air sadapan dari batangnya sangat manjur dan mujarab sebagai obata batuk tradisional. Air sadapannya berwarna bening dan sejuk.

Cara menyadap talas kajar-kajar adalah sebagai berikut:
1. Pada sore hari,Sipakan pisau dan botol minuman
2. lalu bersihkan sampai benar-benar bersih,
3. Carilah pohon talas kajar-kajar yang subur dengan pohon yang mulus,
4. Potonglah bagian batangnya yang lebih dekat ke bagian daunnya,
5. Masukan batang yang daunnya telah terpotong ke dalam mulut botol,
6. Agar aman dan tidak terganggu maka sembunyikan atau tutupi dengan semak-belukar,
7. Biarkan ia satu malam, dan besoknya siap untuk diambil
8. Keesokan harinya, pagi-pagi, ambillah
9. Minumlah jangan ragu-ragu
10. lakukan 3 hari berturut-turut hingga batuknya reda

Khasiatnya sangat cepat meredakan batuk dan membuat pernafasan lebih ringan.

#Keempat
Sadapan Air Pohon Lengkuas

Selain talas kajar-kajar, ada juga pohon lengkuas yang air sadapannya sangat mujarab untuk menyembuhkan batuk. Cara penyadapannya sama dengan cara penyadapan talas kajar-kajar di atas. Hanya saja karena batangnya berukuran lebih kecil dari ukuran batang talas kajar-kajar maka batang yang harus dipotong harus lebih banyak. Mungkin satu mulut botol memuat 2 sampai 3 batang pohon lengkuas. Kemudian karena air sadapannya tidak sebanayak air sadapan talas kajar-kajar maka pohon yang disadap harus banayak. mungkin sebanyak 9-12 batang.

Khasiatnya, batuk menjadi cepat sembuh dan pernafasan akan terasa lebih ringan.

#Kelima
Pepes Daun Talas

Seperti yang sudah dicatat dalam paragraf di atas, bahwa talas itu ada yang bisa dimakan dari mulai umbi, batang, hingga daunnya. Jenis talas yang seperti inilah yang daunnya sangat mujarab untuk obat batuk. Pohonnya tidak tinggi, pohon dan daunnya kecil, dan umbinya enak.

Cara pengolahannya adalah sebagai berikut;
1. Siapkan pisau dan ember yang bersih, Carilah tempat yang banyak ditumbuhi talas,
2. Bila sudah menemukannya, potonglah bagian daunnya sekitar 20 helai daun,
3. Masukkan ke dalam ember,
4. sambil dicuci buanglah urat-urat daunnya,
5. Siapkanlah api dan alat untuk mengukus,
6. Kukuslah sampai layu,
7. Setelah layu, angkatlah dan simpan pada sebuah wadah,
8. Siapkan bumbu pepesnya, bawang merah, bawang putih, kencur, kemiri, dan garam.
9. Haluskan bumbu-bumbu di atas,
10. Helai demi helai uleklah daun-daun talas yang sudah dikukus tadi,
11. aduklah secara merata daun talas dengan bumbu pepes tadi,
12. Siapkan daun pisang yang sudah dilayukan dengan api sebagai bahan pembungkus pepes.
13. Tuangkan daun talas yang sudah diberi bumbu tadi ke daun yang telah disiapkan,
14. Bungkuslah dengan rapi, lalu masukkan ke dalam abu di tungku, atau kukuslah.
15. Setelah matang, hidangkan dan makan.

Catatan: Agar tidak kaget, sesaat setelah pepes daun talas ini melewati tenggorokan, maka anda akan merasakan gatal di bagian itu. namun jangan khawatir karena rasa tidak nyaman itu akan tergantikan dengan kesembuhan.

#Keenam
Perasan Jeruk Nipis

Satu lagi ramuan dan obat batuk tradisional yang sudah terbukti ampuh. Ramuan ini cukup terkenal. Yaitu perasan jeruk nipis yang dicampur dengan garam atau dengan kecap. Cara membuatnya sangat gampang, yaitu;
1. Siapkan pisau bersih, gelas, garam atau kecap dan saringan
2. Potonglah buah nipis 2-3 buah,
3. Peras di atas gelas yang sudah ditutupi saringan di atasnya,
4. Setelah itu campurkan garam atau kecap ke dalam air perasan,
5. Minumlah tanpa ragu,
6. lakukan 3 kali sehari selama 3 hari,

Demikianlah 6 ramuan atau obat tradisional yang mujarab menyembuhkan batuk. Dalam khazanah kebudayaan indonesia sebenarnya masih banyak ramuan lain yang tidak kalah mujarabnya. namun karena judulnya "6 Obat Batuk Tradisional Paling Mujarab" maka penulis harus konsisten. Semoga bermanfaat ...

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.