Mengejar Cahaya sebelum Cahaya: Potret Pendidikan Gelarpawitan Cianjur Selatan

Dengan hati ketar-ketir kami menuruni turunan tajam yang menuju sebuah “rawayan”. Anda tahu apa itu rawayan? Kalau belum anda belum tahu bisa anda berkunjung ke daerah Gelarpawitan di Cidaun Cianjur Selatan. Luar biasa akses yang menuju gelar dihubungkan oleh satu benda yang bernama rawayan.

“Rawayan” adalah jembatan kecil yang dipancang dengan kawat baja besar dan beralaskan rangka-rangka besi dan kayu. Sayang kondisinya sangat mengkhawatirkan dan berbahaya. Kami lewati pelan-pelan dan hati-hati, maklum kami bukan penduduk asli sana yang mahir melewatinya.


Lihat juga Kondisi Jalan Gelarpawitan

Berhenti sejenak di tempat teduh kami bertemu dengan anak-anak SD yang tampak kelelahan. Dan benar saja anak-anak itu pulang sekolah dari SD Cikancana. Anda tahu bagaimana rute jalan dan kondisinya saat mereka mengejar cahaya ilmu ?

Mereka berangkat ke sekolah sebelum cahaya mentari menyinari bumi. Setelah shubuh dan mengaji mereka sudah mandi, makan dan bersiap mengenakan pakaian seragam. Tidak jarang mereka harus membawa obor untuk menerangi pijakan kaki saat mereka berjalan.
Bagaimanakan beratnya perjalanan yang mereka lalaui ?

Mereka harus melewati tanjakan dan turunan tajam. Jauhnya jarak sudah tidak usah dijelaskan lagi. Jauh pisan … !!! Kondisi jalannya berbatu-batu, kanan kiri tebing tinggi yang curam. Meski masyarakat di sana sudah biasa, namun tetap saja itu perlu mendapat perhatian. Bukankan mereka juga anak bangsa yang berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan penghidupan yang terjamin.

Meuntas Rawayan

Inilah yang paling mengkhawatirkan dan sekaligus mengherankan. Ternyata masih ada juga yah daerah yang seperti ini di Indonesia yang sudah meredeka – katanya – puluhan tahun. Sepertinya nikmatnya kemeredekaan belum begitu terasa oleh anak-anak di Gelarpawitan.


Apakah anda tahu bagaimana saat melintasi “rawayan”. Bagi anak-anak di sana biasa saja bahkan menyenagkan. Namun bagi kita yang masih punya hati akankah mereka terus dalam keadaan seperti itu ? Lihatlah lelah yang tersimpan di wajah mereka. Lihatlah langkah mereka yang menahan lelah.

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.