Palestina: Asia - Africa Heart

Palestina ...
Negeri para Rsul dan para nabi
Tempat suci
Umat Yahudi Nashani dan Umat Islam

Tapi kini Ooo nasibmu
Sangat menyedihkan
Bumimu panas tersiram darah

Banyak penculikan
Dan Pembunuhan
Wanita dan anak-anak yang tak berdosa
Menjadi koraban ganasnya perang
Hampir punah
Ooooo
Palestian



Palestina yang penuh berkah memang sedang bergolak. Disinilah letak peperangan antara yang haq dan yang bathil begitu jelas terlihat. Diwilayah Syam inilah pusatnya pemikiran dunia. Kemudian ia terpancar mengisi seluruh negeri di penjuru dunia.

Ide dan pemikiran, daya dan upaya, strategi dan kepentingan, politik dan agama, perekonomian dan devisa, kemanusiaan dan materiaisme, spiritualisme dan komunisme, semua benturan paham dan aliran ide dan buah pikiran pernah tercurahkan di tempat ini.

Berabad-abad lamanya wilayah ini menjadi rebutan dan terpecah menjadi beberapa daratan. Seolah tiada henti menebar pesona hingga setiap pemimpin bangsa di seantero negeri-negeri dunia menyatakan perhatian kepada tanah yang mulia ini.

Asia-Afrika

Saatnya bagi Bangsa - bangsa di daratan benua Asia dan afrika untuk bersatu padu mendukung Palestian agar merdeka dan bentuk penjajahan atas bangsa lain harus segera dimusnahkan dari muka bumi. Maka adanya persetujuan seluruh negara Asia-Afrika yang berkumpul di Kota Bandung sebagai Ibu Kota Asia-Afrika atas masalah palestina sangat menggembirakan.

Maka pemimpin bangsa yang besar adalah yang mencintai rakyatnya dan menyimpan empati dan kepedulian kepada rakyat lain yang berada di luar negaranya. Hakikat kesatuan dalam wujud di alam semesta menyatakan bahwa semua kita bersaudara. Kita harus membelayang terdzalimi dan yang menzhaliimi. Pembelaan kita atas yang tertindas adalah membuatnya bahagia dan jauh dari aniaya. Dan Pembelaan kita atas orang yang menzhalimi adalah mencegahnya agar tidak berbuat zhalim

Ini Catatan atas kebahagiaan April ini ... Kita akan nantikan kisah selanjutnya

logoblog
Previous Post
Posting Lebih Baru
Next Post
Posting Lama

Post a comment

Copyright © Sarip Hidayat. All rights reserved.